Sabtu, 24 Mei 2014

"Gerbang Hidup Baru di Pagi Hari" (2014)

Fajar di pagi itu menemani wanita itu yang terduduk di balkon. Ditemani kursi rodanya ia duduk sambil menikmati pemandangan kota di pagi hari dari balkon kamarnya dan menikmati sejuknya udara pagi yang menyapu wajahnya. Di pangkuannya duduk si Manis kucing peliharaan yang paling disayanginya. Tangannya yang kurus mengelus kepala si Manis dengan lembut. Matanya berbinar di balik wajah pucatnya. Ada kebahagiaan yang terpancar dari mata sayu itu.
Wanita itu masih menikmati pagi harinya yang penuh kebahagiaan. Ia terus mengusap kepala si Manis sambil tersenyum. Ia teringat dengan pakaian yang ia kenakan. Ia tampak sangat anggun dengan gaun pengantin putih salju meskipun tubuhnya kurus. Seorang pria dengan setelan jas putih masuk ke dalam kamarnya dan membungkukan tubuhnya di hadapan wanita itu sambil menggenggam tangannya.
“Dinda, ayo kita berangkat. Jemaat sudah menunggu sakramen pernikahan kita di gereja,” kata pria itu sambil tersenyum. Wanita itu mengangguk perlahan dan tersenyum bahagia.